Perkembangan Bayi di Usia 34 Minggu

Perkembangan Bayi di Usia 34 Minggu


Bagaimana seharusnya perkembangan bayi di minggu 34?

Bayi sekarang sudah mulai menjelajahi benda dengan menggoyang, memukul-mukul, menjatuhkan, dan melemparnya sebelum memasukkannya ke dalam mulut. Ia sudah tahu bahwa beberapa benda digunakan untuk melakukan sesuatu, dan ia mulai melakukannya (misalnya menggunakan sisir untuk merapikan rambut), sehingga jika Anda memusatkan aktivitas dengan berbagai benda yang bayi bisa pukul, sodok, putar, remas, goyang, jatuhkan, dan buka akan membuat bayi tertarik.
Bayi juga akan terkesan dengan mainan yang berfungsi khusus, misalnya telepon. Jika dia tidak bisa memegangnya sendiri dekat telinga, lakukan untuknya dan berpura-puralah bercakap-cakap. Beberapa bulan berikutnya, dia akan mulai menggunakan benda untuk tujuan tersendiri seperti menyisir rambut, minum dari gelas, dan berceloteh dengan telepon mainan.
Di minggu kedua bulan ke-9, anak mungkin mampu:
  • Mengoper balok atau benda lain dari satu tangan ke tangan lain
  • Memainkan barang dengan menggoyang, memukul, menjatuhkan, melemparnya, dan melihat benda memantul lagi
  • Berdiri dengan berpegangan pada seseorang atau sesuatu
  • Protes keras jika Anda mencoba mengambil mainannya
  • Berusaha mengambil mainan yang jauh dari jangkauannya
  • Main cilukba
  • Duduk dari posisi telungkup
Bayi akan tertarik dengan mainan dengan fungsi tertentu, seperti telepon. Jika dia tidak bisa memegangnya sendiri dekat telinga, lakukan untuknya dan berpura-puralah bercakap-cakap. Beberapa bulan berikutnya, dia akan mulai menggunakan benda untuk tujuan tersendiri seperti menyisir rambut, minum dari gelas, dan berceloteh dengan telepon mainan.

Kesehatan Bayi Usia 34 Minggu

Apa yang perlu saya diskusikan dengan dokter di minggu 34?

Kebanyakan dokter tidak melakukan pemeriksaan umum bulan ini. Ini mungkin tidak masalah, karena sebagian besar anak pada usia ini tidak suka pergi ke dokter. Hubungi dokter bila ada masalah yang tidak bisa ditunggu sampai kunjungan berikutnya.

Merawat bayi usia 34 minggu

Ada beberapa hal yang Anda ketahui:
Keracunan
Pelajari zat apa saja yang beracun, dan singkirkan racun dari dalam rumah:
  • Periksa label setiap produk kimia di dalam rumah.
  • Simpan kosmetik, produk perawatan tubuh, obat, suplemen vitamin dan mineral, pembersih, pestisida, dan zat-zat rumah tangga lainnya di tempat terkunci dan jauh dari jangkauan anak.
  • Jika memungkinkan, beli obat yang memiliki penutup yang sulit dibuka anak dan cari produk rumah tangga yang paling sedikit mengandung racun.
  • Simpan zat berbahaya di tempat asalnya agar tidak tercampur.
  • Jangan sebut obat sebagai “permen” atau meminumnya di hadapan bayi. (Balita terutama cenderung meniru kebiasaan Anda.)
  • Jauhkan tanaman dari jangkauan anak.
Racun adalah zat yang membahayakan tubuh. Menelan beberapa racun hanya menyebabkan sakit perut sementara, tapi menelan racun lainnya bisa merusak paru-paru atau usus, dan beberapa bisa mematikan. Anda bisa menggunakan cara ini saat bayi keracunan:
  • Bila bayi tidak bisa bernapas, mulailah lakukan CPR dan hubungi 118.
  • Juga segera hubungi 118 jika bayi pingsan, sangat mengantuk, ada luka bakar, sakit tenggorokan parah, atau kejang. Sekalipun Anda tidak melihat gejala tersebut, hubungi pusat pengendali racun lokal jika bayi baru saja menelan sesuatu yang berbahaya karena kadang-kadang gejala bisa muncul belakangan.
  • Cobalah membuang zat racun yang tertinggal di dalam mulut bayi dan ambil sampelnya kalau bisa.
  • Jangan mencoba membuat bayi muntah atau memberikannya ipecac atau arang aktif. Ikuti instruksi dari ahli profesional.
  • Saat Anda menelepon meminta bantuan, Anda mungkin disuruh memberikan nama zat yang tertelan, waktu dan jumlah yang diambil, umur dan berat badan bayi, gejala yang dia alami, dan nomor telepon Anda.
  • Jika pakaian bayi terkena, langsung lepaskan. Cuci kulit bayi dengan air suam-suam kuku dan lanjutkan selama setidaknya 15 menit jika ada luka bakar.
  • Jangan menggosok dengan minyak atau lemak di atas luka bakar, karena bisa memperburuk lukanya.
  • Jika racun mengenai mata bayi, cuci matanya, tuangkan air di bagian ujung dalam mata selama 15 menit dan cobalah membuat bayi berkedip.
  • Hubungi pusat pengendalian racun untuk menemukan apa lagi yang disarankan untuk zat khusus itu.
Bayi belum bisa merangkak
Tidak adil untuk membandingkan anak Anda dengan bayi lain, terutama jika berhubungan dengan merangkak, yang dianggap sebagai keahlian tambahan dan tidak memengaruhi perkembangan secara keseluruhan. Beberapa bayi merangkak pada usia 6 bulan (terutama jika mereka telah menghabiskan waktu bermain dengan posisi telungkup dengan pengawasan). Banyak bayi merangkak lebih lambat dan sebagian kecil sama sekali tidak pernah merangkak.
Yang penting, tahap perkembangan utama telah dicapai (misalnya duduk, yang merupakan keterampilan yang harus bayi kuasai). Bayi yang tidak mau merangkak mobilitasnya terbatas hanya sementara, sampai mereka menemukan cara menarik untuk berkeliling, dan akhirnya berjalan. Bahkan, banyak bayi yang belum pernah merangkak akhirnya berjalan lebih awal dari perangkak profesional, yang mungkin lebih puas merangkak selama berbulan-bulan.
Gaya merangkak pun bisa bervariasi. Bergerak dengan perut atau merayap  biasanya jadi pilihan bayi. Banyak yang mulai merangkak ke belakang atau samping, dan tidak ke depan selama beberapa minggu. Beberapa bergeser dengan satu lutut atau pantat mereka, dan yang lain berjelajah dengan tangan dan kaki, tahap yang dicapai bayi sebelum berjalan. Metode pilihan bayi untuk pergi ke tempat lain jauh lebih tidak penting daripada fakta bahwa dia sedang berusaha untuk bergerak secara mandiri.
Beberapa bayi tidak merangkak karena mereka tidak pernah mendapatkan kesempatan. Bayi yang sepanjang hari berada di dalam boks bayi, kereta dorong, keranjang bayi, dan bermain di halaman tidak akan belajar cara merangkak atau bergerak dengan tangan dan lutut. Pastikan bayi menghabiskan banyak waktu dengan pengawasan di atas lantai dalam posisi tertelungkup (jangan takut kotor selama lantai telah disapu atau divakum bebas dari partikel kecil dan aman dari benda berbahaya). Untuk mendorong bayi agar maju, cobalah meletakkan mainan favorit atau benda menarik dalam jarak dekat. Namun, lindungilah lutut bayi, karena lutut tanpa penutup di atas lantai yang dingin dan keras atau karpet yang kasar bisa membuat tidak nyaman dan bahkan mungkin membuat bayi tidak mau mencoba merangkak.

Yang Harus Diperhatikan

Apa yang perlu diwaspadai saat usia bayi 34 minggu?

Anda mungkin bertanya-tanya tentang cara mengajari bayi bahasa isyarat. Keuntungan bahasa isyarat bayi tampaknya hanya dalam jangka pendek, walaupun anak yang tahu bahasa isyarat pastinya akan lebih mudah berkomunikasi. Sekali anak bisa berbicara dan dapat dimengerti, manfaat bahasa isyarat berkurang dan akhirnya hilang. Jadi, jangan gunakan bahasa isyarat bayi karena Anda mengira ini akan membuat anak Anda terkesan lebih cerdas atau lebih berkembang; gunakan, kalau mau, karena akan membantu Anda berkomunikasi lebih baik dengan bayi sekarang. Jika ingin menggunakan bahasa isyarat bayi, ini caranya:
  • Langsung mulai segera setelah bayi tampak tertarik untuk berkomunikasi dengan Anda, setidaknya pada usia 8-9 bulan, walaupun tidak ada salahnya menggunakan bahasa isyarat terlebh dahulu. Kebanyakan bayi akan mulai membalas kembali antara usia 10-14 bulan.
  • Beri isyarat yang datang secara alami. Kembangkan bahasa isyarat alami yang bekerja untuk Anda dan bayi Anda. Isyarat tubuh yang sederhana yang cocok dengan kata atau frase bisa berfungsi dengan baik. Mengepakkan lengan untuk “burung”, misalnya, atau mencakar bagian bawah lengan untuk “monyet”; tangan menyokong kepala yang dimiringkan untuk “tidur”, perut yang dielus untuk “lapar”, tangan yang dibentuk bulat di atas mulut untuk “minum”, jari yang menutup hidung untuk “bau”.
  • Berikan bayi bahasa isyarat untuk kata-kata yang dia perlukan. Isyarat paling penting untuk berkembang dan belajar akan menjadi kebutuhan bayi untuk mengutarakan kebutuhan setiap hari, seperti lapar, haus, dan capek.
  • Lakukan bahasa isyarat secara konsisten. Melihat tanda yang sama berkali-kali, bayi akan mengerti dan dengan cepat menirunya.
  • Berbicara dan lakukan bahasa isyarat secara bersamaan. Untuk memastikan bayi belajar bahasa isyarat dan bahasa langsung, gunakan keduanya.
  • Ajak semua anggota keluarga. Semakin banyak orang yang bisa berbicara bahasa isyarat, semakin senang bayi. Saudara, kakek dan nenek, pengasuh, dan siapapun yang banyak menghabiskan waktu dengan bayi harus mengenal setidaknya bahasa isyarat yang penting. Ikuti bahasa isyarat bayi. Banyak bayi menemukan bahasanya sendiri. Jika bayi Anda juga seperti ini, selalu gunakan isyarat buatannya, yang lebih bermakna baginya.
  • Jangan paksa isyarat. Bahasa isyarat, sama seperti semua jenis komunikasi lainnya, harus berkembang secara alami dan pada jalur anak sendiri. Bayi belajar paling baik melalui pengalaman, bukan melalui instruksi formal. Jika bayi Anda tampak frustasi dengan isyarat, jangan gunakan. Jika bayi tampak kewalahan dengan terlalu banyak isyarat, jangan paksakan kemauan Anda.
Seperti apa pertumbuhan bayi pada minggu ke-35?