Perkembangan Bayi di Usia 15 Minggu

Perkembangan Bayi di Usia 15 Minggu


Perkembangan bayi 15 minggu cukup beragam, sebagai orangtua mungkin Anda penasaran apa saja yang sudah bisa dilakukan si kecil di usia tersebut.

Bagaimana seharusnya perkembangan bayi 15 minggu?

Pada tahap perkembangan bayi 15 minggu ini, si kecil memiliki rasa keingintahuan yang besar tentang dunia sekitarnya.
Pada masa perkembangan bayi 15 minggu ini, si kecil mungkin akan melakukan beberapa hal berikut:
  • Menjaga kepalanya tetap tegak saat digendong
  • Mengangkat dada saat menelungkup dengan tangannya
  • Berbalik (dalam satu arah)
  • Berusaha mengambil benda di sekitarnya
  • Fokus pada benda berukuran kecil seperti botol minyak bayi atau botol bedak (tapi jangan biarkan benda-benda berukuran kecil ada dalam jangkauan anak)

Apa yang harus saya lakukan dengan bayi usia 15 minggu?

Pasang cermin di sebelah bayi atau dudukkan bayi di depan cermin saat Anda sedang bersiap-siap di pagi hari. Dia tidak akan mengenali dirinya di dalam cermin, tapi ini bukan  masalah. Bayi akan suka menatap bayangannya atau orang lain di dalam cermin. Dia akan menunjukkan kegembiraannya dan senyumannya yang manis.
Dia mungkin berhenti mengisap jempol atau meminum susu botol untuk mendengarkan suara Anda. Biarkan bayi mendekur atau membuat suara, dan terus ajak bicara pada bayi saat Anda sedang bersamanya atau mengerjakan sesuatu di dekat bayi Anda
Ini bukan hanya membuat koneksi antara Anda dan bayi Anda, melainkan juga mendorongnya untuk mengutarakan perasaannya. Tunggu dan lihat apakah bayi memiliki tanda ingin menjawab atau bereaksi.
Ketika Anda sedang berkumpul bersama teman-teman, biarkan bayi duduk dekat dengan tempat Anda sehingga dia bisa mendengar beragam percakapan atau interaksi antara orang-orang. Bayi akan senang melihat anak lain yang bermain, bayi yang lebih tua belajar berjalan, atau melihat hewan peliharaan.
Apapun dalam jangkauan bayi usia 15 minggu ini akan menjadi mainannya. Bayi usia ini sudah sangat bagus dalam memegang benda, jadi berikan beberapa mainan yang mudah diraih, misalnya cincin plastik atau karet yang bayi bisa gunakan dengan kedua tangan, mainan yang mengeluarkan suara, atau boneka hewan.

Kesehatan Bayi Usia 15 Minggu

Apa yang perlu saya diskusikan dengan dokter?

Kebanyakan dokter tidak akan membuat janji dan melakukan pemeriksaan kesehatan bayi bulan ini. Namun, Anda bisa selalu menghubungi dokter jika ingin bertanya yang tidak bisa ditunda sampai periode pemeriksaan selanjutnya.

Apa yang harus saya ketahui tentang bayi usia 15 minggu?

Supaya perkembangan bayi 15 minggu lebih optimal, ada beberapa hal yang harus diketahui orangtua, seperti:
1. Candidiasis mulut
Candidiasis mulut adalah infeksi jamur pada mulut karena ragi Candida albicans. Bila Anda merasa anak Anda memiliki bintik putih di dalam pipi atau di atas lidah dan bibir yang tidak bisa dilap bersih (seperti bekas muntah), ini mungkin pertanda sariawan mulut.
Ragi tumbuh di lingkungan lembap dan hangat. Pada kasus ini, lingkungan lembap ada di dalam mulut bayi.
Jika Anda menyusui bayi, puting susu Anda mungkin menjadi kering dan sakit saat menyusui. Anda akan lebih rentan terhadap infeksi ragi bila kekebalan tubuh Anda sedang melemah. Ragi juga dapat berpindah melalui saluran pencernaan dan keluar melalui anus, menyebabkan ruam atau infeksi ragi pada vagina.
Bicarakan dengan dokter untuk mendapatkan resep obat anti jamur untuk Anda dan bayi Anda. Bila Anda sedang menyusui, keduanya harus dirawat supaya tidak saling menginfeksi. Proses pengobatan biasanya membutuhkan beberapa minggu.
Selama pengobatan usahakan lebih sering cuci tangan, sterilkan mainan dan dot di dalam air mendidih. Oleskan krim anti jamur (clotrimazole) dengan kombinasi obat anti radang. Beberapa bayi dengan sariawan mulut akan menjadi lebih mudah marah dan malas makan karena rasa sakit pada pipi dan gusi.
2. Penis bayi bengkak
Anda mungkin terlalu cemas saat melihat penis bayi Anda membengkak, tapi sebenarnya bayi Anda terkadang hanya menderita ruam karena popok.
Ruam karena popok sangat umum dan kadang-kadang bisa menyebabkan penis membengkak, yang membuat sedikit sulit buang air kecil. Bila Anda memakaikan popok kain, ganti dengan popok sekali pakai.
Jika kondisi bayi tidak kunjung membaik setelah 2 atau 3 hari pengobatan rumahan atau mengalami kesulitan buang air kecil, hubungi dokter.
3. Gerakan spastik
Walaupun sudah lama berkembang sejak masih dalam kandungan, sistem saraf bayi masih belum sempurna dan lengkap, sehingga otak bayi masih belum bisa sepenuhnya menangani semua hal.
Terkadang, bayi ingin meraih mainan tapi hanya bisa mencapai yang terdekat. Koordinasi yang kurang baik adalah hal yang wajar dalam perkembangan fungsi motorik bayi.
Dia akan segera mampu mengendalikan aksi dan pergerakan lebih baik, memiliki tujuan yang jelas, dan lebih ahli. Jika masih cemas, Anda bisa konsultasi dan bicarakan dengan dokter.

Yang Harus Diperhatikan

Apa yang harus saya perhatikan dari bayi usia 15 minggu?

Beberapa hal yang harus Anda perhatikan pada tahap perkembangan bayi 15 minggu, yaitu:
Terbangun di malam hari untuk menyusui
Bagi bayi usia 15 minggu, menyusui di malam hari membantu menyediakan nutrisi tambahan. Walaupun pada kenyataannya beberapa bayi tidak lagi disusui di malam hari pada usia sekitar 3 bulan (dan kadang-kadang lebih dini), tapi beberapa bayi yang masih perlu minum susu dua kali dalam semalam.
Namun, menyusui 3-4 kali pada malam hari tidak terlalu penting. Kurangi frekuensi menyusui perlahan supaya bisa tidur lebih lama dan nyenyak, dan mungkin bisa membantu pola tidur anak lebih baik. Begini caranya:
  • Anda bisa menyusui lebih lama waktunya, bukan lebih sering
  • Bangunkan bayi untuk menyusui di siang hari
  • Pastikan bayi meminum cukup susu di siang hari
  • Tingkatkan waktu menyusui perlahan, misalnya jadi 30 menit ke 1 jam dalam waktu 1 sampai 2 minggu
  • Menyusuilah lebih lama atau lebih sebentar sesuai dengan yang dibutuhkan
  • Jangan memakaikan popok pada bayi di malam hari kalau tidak benar-benar penting
  • Pertimbangkan untuk tidak tidur sekamar dengan bayi. Fakta, bahwa semakin sering Anda menggendong bayi  saat ia hanya sedang merengek atau bangun, semakin Anda lebih sering untuk menggendongnya. Kadang bayi bisa tenang dengan sendirinya tanpa harus digendong untuk ditenangkan.