Perkembangan Bayi di Usia 45 Minggu

Perkembangan Bayi di Usia 45 Minggu


Bagaimana seharusnya perkembangan bayi di minggu 45?

Kata-kata dan suara yang terdengar seperti perkataan sekarang mulai keluar dari mulut bayi, dan dia dapat menggunakannya dengan penuh arti. Karena otak bayi terus berkembang, kemampuannya berbicara juga semakin meningkat.
Di minggu pertama bulan ke-12, bayi mampu:
  • Duduk dari posisi tengkurap
  • Mengambil benda kecil dengan bagian jempol dan jari. Seperti biasa, jauhkan benda berbahaya dari jangkauan bayi
  • Mengerti “tidak”, tapi tidak selalu mematuhinya
Pada usia ini, bayi mungkin bisa meniru suara dan kata-kata. Dia mungkin bisa mengikuti arahan satu langkah sederhana, misalnya “Bawakan bola untuk saya” atau “Ambilkan sendok”. Bantu dia belajar dengan memisahkan perintah multistep menjadi langkah tersendiri yang mudah diikuti, membantunya dengan gerakan.

Kesehatan Bayi Usia 45 Minggu

Apa yang perlu saya diskusikan dengan dokter di minggu 45?

Kebanyakan dokter tidak memeriksa bayi bulan ini karena bayi pada usia ini tidak senang dipegang selama kunjungan. Bayi yang takut dengan orang asing mungkin juga tidak menyukai dokter, walaupun yang termasuk hangat dan ramah. Hubungi dokter jika ada masalah yang tidak bisa ditunggu sampai kunjungan selanjutnya.

Merawat bayi usia 45 minggu

Bayi sekarang dapat berjalan. Anda mungkin menyadari bahwa kakinya tidak lurus. Lutut mungkin terlihat seolah-olah mereka menyatu. Ini disebut kaki bengkok. Anda tidak perlu terlalu cemas. Bayi akan menjadi lebih aktif dan terbiasa berjalan dan berlari. Kaki akan menjadi lurus sendiri. Di bawah ini adalah beberapa informasi yang bermanfaat:
Kaki bengkok
Jangan khawatir. Bahkan supermodel paling ternama di dunia pun mungkin berjalan dengan kaki bengkok saat masih bayi. Hampir semua anak memiliki kaki bengkok selama dua tahun pertama. Lalu, karena mereka lebih sering berjalan, lutut mereka bertemu, namun tidak halnya dengan pergelangan kaki. Lutut dan pergelangan kaki mereka tidak akan berbentuk normal sampai mencapai masa remaja. Sepatu khusus atau orthotic tidak diperlukan dan tidak akan membuat perbedaan dalam pertumbuhan di usia ini.
Sesekali Anda akan menyadari abnormalitas kaki anak yang sebenarnya. Mungkin hanya satu kaki yang bengkok, atau salah satu lutut bengkok ke dalam, atau hanya lutut bayi yang bertemu, atau pembengkokan yang normal menjadi lebih jelas saat mulai berjalan. Dalam kebanyakan kasus, atau jika dalam keluarga ada riwayat kaki bengkok atau lutut yang beradu saat berjalan, bayi mungkin butuh evaluasi lebih mendalam oleh dokter anak atau ahli orthopedi. Tergantung kasusnya, pengobatan mungkin diperlukan. Anda juga perlu mengetahui tentang rakhitis, yang dulunya merupakan penyebab kaki bengkok permanen yang paling umum. Berikan formula penguat tulang seperti susu dan produk susu lainnya yang mengandung vitamin D.
Terjatuh
Ini adalah usia di mana banyak orangtua takut kalau bayi mereka mengalami cedera parah. Bibir yang robek, mata memar, benjolan, benturan, lebam, dan sebagainya bisa dialami bayi. Dan ini sebenarnya adalah hal yang bagus, karena inilah satu-satunya cara bayi untuk belajar melakukan semuanya sendiri.
Beberapa anak belajar berhati-hati dengan cukup cepat. Setelah tersandung dekat meja kopi, mereka akan menjauhi meja tersebut selama beberapa hari dan berjalan lebih berhati-hati lagi. Yang lainnya (yang mungkin akan selalu senang mengambil risiko, sehingga orangtua merasa kesal) tampaknya tidak akan pernah berhati-hati, tidak pernah takut, tidak merasa sakit, sehingga 5 menit setelah tersandung, mereka akan bangkit hanya untuk tersandung lagi.
Belajar berjalan adalah masalah coba-coba. Anda tidak bisa, dan tidak boleh mencoba, ikut campur dalam proses pembelajaran ini. Peran Anda, lebih dari sekadar penonton yang bangga tapi gugup, adalah sebisanya memastikan bahwa bayi terjatuh dengan aman. Memasang karpet bisa mengurangi kemungkinan memar. Terbentur ujung sofa mungkin membuat bayi menangis, namun terbentur ujung meja kaca yang tajam mungkin membuatnya berdarah. Untuk mengurangi peluang terkena cedera serius, pastikan rumah Anda aman untuk bayi. Sekalipun Anda telah menyingkirkan hampir semua benda berbahaya dari jalur bayi, ingatlah bahwa fitur keamanan paling efektif adalah memiliki seseorang yang terus mengawasi anak Anda apapun yang dia lakukan.
Bahkan rumah teraman sekalipun bisa menyebabkan luka yang serius. Bersiap-siaplah terhadap kemungkinan ini dengan mengetahui apa yang harus Anda lakukan jika hal buruk terjadi. Pelajari cara memberi bantuan pernapasan (resusitasi), serta lengkapi dan pelajari prosedur pertolongan pertama.
Reaksi orangtua sering mempengaruhi respon bayi terhadap kecelakaan. Jika setiap anak terjatuh ada  satu atau lebih orang dewasa yang panik dan langsung menolongnya, berkata “Kamu baik-baik saja?” dengan wajah khawatir dan penuh kepanikan, anak mungkin akan bereaksi mengikuti mereka dan menangis meski dia tidak merasa terlalu sakit. Ini juga membuatnya menjadi terlalu berhati-hati dan tidak mau bertualang lagi. Di sisi lain, jika reaksi orang dewasa adalah dengan kalem berkata “Oh, kamu jatuh. Tidak apa-apa. Ayo berdiri lagi,” anak akan bangkit lagi.

Yang Harus Diperhatikan

Apa yang perlu diwaspadai saat usia bayi 45 minggu?

Di minggu pertama bulan ke-12, Anda mungkin cemas dengan beberapa hal termasuk menyapih dari botol susu. Ikuti saran di bawah ini yang membuat bayi lebih bisa minum dari gelas lebih mudah lagi:
  • Tahu saat menyapih yang tepat
  • Lakukan dengan perlahan
  • Jauhkan botol susu dari pandangan bayi
  • Berikan gelas yang tampak lucu
  • Bersiaplah akan terjadi kekacauan
  • Berikan contoh
  • Berpikir positif
  • Bersabarlah
  • Berikan kasih sayang tambahan
Bagaimana perkembangan bayi di minggu selanjutnya?